Cara Mudah Budidaya Pohon Palem

Image result for budidaya palemImage result for budidaya palem

Pernahkah anda tertarik untuk menanam pohon palem di halaman rumah? Tren menggunakan pohon palem sebagai penghias taman kian diminati. Bentuknya yang cantik, mirip pohon kelapa dan pinang, dengan perawatan yang lebih mudah menjadi daya tarik dari tanaman ini.

Seperti lidah buaya, pohon palem biasanya dipelihara di taman bergaya modern. Ada cukup banyak jenis dari pohon ini. Namun yang paling diminati adalah palem kipas, palem raja, palem putri, palem merah, palem kuning, palem botol, dan palem ekor tupai.

Penanaman tanaman jenis ini juga lumayan mudah karena bisa disesuaikan dengan lokasi penanaman tanaman jenis ini.Berikut cara budidaya pohon palem :

Alat dan Bahan :

Biji palem
Polybag
Sekam padi
Pupuk kandang
Tanah
Sekop
Cangkul
Pupuk NPK
Pasir
Pot ukuran besar
Pestisida alami
Menyemai Biji Palem

Biji yang dapat disemai berasal dari buah palem yang sudah matang dengan ciri berwarna merah kecoklatan. Buah-buah ini biasanya akan berjatuhan dengan sendirinya, jadi anda tidak perlu repot memanjat pohon untuk mendapatkannya. Buah yang sudah terkumpul tersebut lantas dikupas dari kulit serabutnya untuk diambil bagian bijinya saja. Setelah itu, rendamlah biji-biji palem tersebut selama tiga hari dua malam.

Sebelum penyemaian dilakukan, siapkanlah media semai berupa polybag berisi campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Tanamkan biji-biji palem yang telah direndam ke dalam media tersebut dan letakkan polybag di tempat yang teduh. Pada tahap ini, perawatannya cukup dilakukan dengan menyiramnya secara teratur seminggu dua kali agar tidak menyebabkan biji kekeringan atau membusuk.

Memindahkan Bibit ke Pot

Pada minggu ketiga sejak penyemaian dilakukan, akar dan tunas palem mulai bermunculan dari biji. Anda bisa memindahkan bibit-bibit tersebut ke pot yang lebih besar agar pertumbuhannya lebih optimal. Sementara itu, media tanam yang digunakan di dalam pot berupa pasir, tanah, sekam padi, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:1. Jangan lupa untuk tetap menyiramnya dengan frekuensi seminggu dua kali.

Caranya pilih biji yang benar-benar tua, ambil dan keringkan sampai benar-benar kering, lalu simpan beberapa minggu. Selanjutnya semaikan biji dalam media semai berupa campuran tanah gembur dan pupuk kandang/kompos (1:1). Tanam biji dan siram secara berkala. Rawat sampai tanaman tumbuh baik. Pindahkan ke lahan luas setelah umur 3 bulan.

Perawatan

Pada dasarnya palem adalah tanaman yang tahan terhadap kekeringan sehingga penyiraman bisa dilakukan saat tanaman kekeringan saja. Selain itu perawatan juga dilakukan saat gulma merimbun, penyiangan perlu dilakukan. Perampalan juga perlu bila dirasa dedaunan pada palem botol sudah banyak yang kering. Lakukan juga pemupukan secara berkala sebulan sekali dengan menaburkan pupuk kandang/kompos di areal pangkal pohonnya.
satujam

Posted in berita bisnis | Tagged , , , | Leave a comment

Cara Mudah Budidaya Bunga Amarilis Agar Selalu Berbunga

Related imageRelated image

Bunga Amaryllis merupakan tanaman berumbi yang memiliki keindahan bunga yang mengagumkan, bunga amarilis disebut juga dengan bunga bakung atau bunga lily. Pada umumnya, bunga amaryllis memiliki ciri-ciri yang sama dengan daun dan bunga nya yang menyerupai terompet bertangkai kokoh, dapat tinggi mencapai 60–180 cm dan beberapa jenis lain bisa tumbuh lebih tinggi. Saat mekar bunga bakung ini memiliki bau yang harum dan dapat berbunga setahun sekali pada awal musim penghujan.

Ada sekitar 110 suku dalam keluarga bakung (Liliaceae) yang tersebar dan tumbuh meliputi sebagian besar wilayah Eropa, Asia sampai Jepang, India, Indocina dan Filipina. Tanaman bunga amarilis sangat mudah untuk ditanam diberbagai tempat dan dapat hidup di iklim tropis. Kebanyakan suku bakung membentuk umbi polos di bawah tanah.

Bungabakung sendiri secara medis dikenal bermanfaat sebagai analgesic (pereda demam), antibengkak dan juga ekspetoran. Beberapa manfaat lainyang dapat diperoleh dari Amarilis adalah :

1.     MengobatiKeseleo dengan cara melayukan daun bunga bakung di atas api kemudiantempelkan pada bagian yang keseleo.

2.     MengobatiSakit Pinggang dengan cara menhaluskan 10 gram daun bunga bakung dan 10 gram jahe merah, kemudianbalurkan ke bagian pinggang yang sakit.

3.     Mengobatisakit gigi dengan cara menumbuk halus akar bunga bakung yang sudah di cuci bersihsecukupnya, kemudian tempelkan pada gigi yang sakit.

Berikut Cara Membudidayakan bunga amarilis :

1. Menyiapkan Wadah/Pot Untuk Menanam Bunga Amarilis

Tahap pertama untuk menanam bunga amarilis yakni siapkan wadah atau pot sebagai media tempat menanam bunga amarilis. Ukuran pot untuk menanam bunga amarilis sebaiknya tidak begitu besar. Tanaman bunga amarilis suka dengan pot yang sempit. Sesuaikan ukuran pot sekitar 2,5 cm lebih besar dari umbi bunga amarilis.

2. Menyiapkan Media Tanam Tempat Menanam Bunga Amarilis

Untuk tahapan menanam bunga amarilis berikutnya siapkan juga media tanamnya yaitu tanah yang dicampur dengan pupuk kandang yang sudah matang atau kompos. Kompos atau pupuk kandang dapat meningkatkan nutrisi pada media tanam. Media yang kaya akan nutrisi akan mempercepat pertumbuhan awal tanaman.

3. Mengistirahatkan Media Tanam

Syarat penting dalam tahapan menanam bunga amarilis ini yaitu, media yang sudah disediakan harus diistirahatkan terlebih dahulu kira-kira 5-6 harian. Ini bertujuan untuk membunuh bibit-bibit hama dan penyakit pada media tanam.

4. Penyiapan Bibit Bunga Amarilis

Bibit bunga amarilis biasanya ditumbuhkan dari umbinya, penanamannya bisa langsung di pot. Atau jika ingin memilih bibit yang sudah tumbuh bisa didapat di toko bibit atau kios bunga terdekat. Untuk kiat menanam bunga amarilis faktor bibit sangat menunjang untuk pertumbuhannya kedepan. Jika ingin membeli pastikan bibit sehat dan tidak terserang hama apalagi penyakit.

5. Mulai Menanam Bunga Amarilis Dalam Pot

Tahap selanjutnya adalah langkah menanam bunga amarilis. Untuk menanam bibit bunga amarilis dari umbi ataupun umbi yang suda tumbuh, tahap pertamanya media campuran dimasukan terlebih dahulu pada pot sampai rata, kemudian buat lubang secukupnya umbi pada tengah pot dan letakkan dengan posisi tegak lurus. Padatkan sedikit media agar bibit tidak mudah roboh.

6. Melakukan Penyiraman

Jika proses menanam bunga amarilis sudah selesai, kemudian berikan penyiraman pertama. Penyiraman dilakukan ke seluruh tanaman dan media tanamnya hingga meresap dan cukup basah. Gunakan alat embrat kecil atau semprotan untuk hasil penyiraman yang maksimal.

7. Pemupukan Susulan

Tidak selesai disitu, tanaman bunga khususnya bunga amarilis perlu dirawat salah satunya memberikan pemupukan secara rutin. Dengan pemupukan rutin tanaman bunga pun akan tumbuh dengan subur. Pemupukan yang bisa sahabat berikan yaitu dengan POC BMW + KOCOR BMW dengan dosis, 1 sdm KOCOR BMW + 1 sdt POC BMW + air 1 liter, dikocorkan pada media tanaman 1 gelas pot. Lakukan pemupukan ini secara rutin 1 bulan sekali.

8. Mempercepat Munculnya Bunga

Sering kita melihat tanaman bunga yang tumbuh namun tidak kunjung berbunga. Hal ini nutrisi untuk pembungaan kurang. Maka perlu kita mengaplikasikan hormon perangsang bunga yang dapat membantu tanaman memproduksi bunga lebih cepat. Hormon perangsang bunga yang dapat sahabat berikan adalah POC BMW dengan cara disemprot pada tanaman bunga amarilis, dosisnya 2 tutup POC BMW + air 10 liter. Lakukan pemberian hormon perangsang bunga ini dengan interval 2 minggu sekali.

9. Perawatan Lain Dalam Menanam Bunga Amarilis

Selain pemberian pupuk susulan, perawatan dari luar pun perlu dilakukan agar pertumbuhannya bisa terkontrol dan terjaga dari serangan hama dan penyakit. Adapun perawatan yang harus dilakukan antara lain rajin menyiram 1-2 minggu sekali asalkan medianya jangan sampai kering dan buang sampah daun tua yang gugur pada media pot secara berkala.

Bila ada gangguan hama yang menyerang, atasi dengan rajin menyemprotkan insektisida hayati ANTILAT 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Kemudian untuk menterapi tanaman bunga yang terkena penyakit bisa dengan menyemprotkan fungisida hayati NOPATEK 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

Lakukan penyiraman dengan rutin hingga tumbuh daun baru, kira-kira membutuhkan waktu 4 sampai 6 minggu. Dalam proses penyiraman, Anda jangan langsung mengguyur tanaman sekaligus. Penyiraman bisa dilakukan secara perlahan dan bervolume. Selanjutnya, dikarenakan tanaman ini agak menyukai media kering. Anda sudah bisa melakukan penyiraman sesuai kebutuhan saja.

Bila ingin menikmati bunga amarylis tumbuh terus menerus. Aturlah waktu tanam. Misalnya dengan jarak waktu 2 minggu sekali. Hal ini dimaksudkan, ketika pohon yang satu belum berbunga, pohon lain sudah mulai mengeluarkan tangkai bunga.

Sumber : taniorganik/tanamanbunda

Posted in Tips berbisnis | Tagged , , , | Leave a comment