Segarnya Untung Berbisnis Es Buble

Bisnis minuman segar tak pernah mati. Maklum, wilayah Indonesia yang mayoritas beriklim tropis menyebabkan orang selalu membutuhkan minuman pelepas dahaga. Makanya, banyak pelaku usaha yang melirik peruntungan di bisnis ini.

Minuman es bubble atau ice bubble drink sangat terkenal oleh masyarakat kita, umumnya penggemar sejatinya adalah remaja dan anak anak. Usaha kecil ini sangat berkembang dengan cepat terutama di perkotaan, lantaran banyak peminatnya usaha kecil ice bubble menjanjikan keuntungan yang manis bagi para pelaku usahanya.

Minuman ice bubble umumnya hanya dapat kita temui di area-area mall dengan harga mencapai diatas Rp 10.000/Cup, dan bila kita mau berinvestasi di Mal harganya pun benar-benar selangit. Namun saat ini kita bisa membuat usaha kecil ice bubble sendiri dengan konter kecil dan dengan modal kecil tentunya, apa saja yang anda butuhkan untuk memulai usaha ini.

Minuman ice bubble atau Bubble drink merupakan minuman berupa es teh atau sirup yang ditambah susu ataupun jus buah dan dilengkapi dengan bubble yang terbuat dari biji biji tapioka. Minuman ice bubble mulai muncul pertama kali di Taiwan pada tahun 1980an. Saat ini telah populer di seluruh dunia seperti Amerika, Canada, Australia, Eropa hingga Indonesia dengan banyak variasi rasa. Diberi nama bubble sebab minuman ini pembuatannya dengan cara dikocok atau diblender hingga tercipta busa busa di permukaannya, busa busa ini lah yang disebut bubble. Tetapi dikarenakan tapioca pearlsnya juga berbentuk gelembung bulat maka banyak orang mengartikan bubble sebagai tapioca pearlsnya.

Deskripsi Usaha Kecil Ice Bubble

Bahan Baku Usaha Kecil Ice Bubble

Bahan baku utama adalah Bubble atau semacam gelembung bulat kenyal kecil yang di masukan kedalam minuman dan menjadi minuman ice bubble. Kita dapat membuatnya sendiri ( klik CARA MEMBUAT BUBBLE UNTUK ICE BUBBLE ) atau membelinya dari para pemasok ( klik pemasok ice bubble ). Setelah itu bahan baku yang anda butuhkan adalah aneka minumannya, aneka minuman ini bisa berupa teh atau sirup bisa juga pop ice yang akan di blender atau shake. Pada minuman inilah bubble akan dimasukan, buatlah berbagai macam minuman yang lezat dan bervariasi.

Tempat Usaha Kecil Ice Bubble

Tempat usaha minuman ice bubble yang baik biasanya ada di depan minimarket, sekolah atau kampus. Kita juga dapat menjual minuman ice bubble di pusat perbelanjaan atau Mal dan tempat di mana anak anak dan remaja banyak berkumpul, karena target pasar minuman ice bubble adalah anak anak dan remaja.

Perlengkapan Usaha Kecil Ice Bubble

Seperti umumnya pada usaha kecil, perlengkapan usaha yang mesti dimiliki adalah Etalase atau Gerobak. Etalase yang di buat hendaknya menarik, unik dan menunjukan jenis usaha ice bubble. Peralatan lain yang di butuhkan adalah marina cooler atau termos es untuk menyimpan es, blender dan gelas plastik atau plastik cup. Harga plastik cup polos berkisar Rp 150-Rp 200 per buah dan bila kita ingin pada plastik cup terdapat logo atau merek usaha kita harganya sekitar Rp 350-Rp 400 per cup tapi minimal pemesanan umumnya 1000 cup/pemesanan.

Perlengkapan Harga – Rp

Etalase atau Gerobak 2.000.000 – 2.500.000

Blender 250.000 – 300.000

Termos es atau Marina Cooler 150.000 – 200.000

Plastik Cup/1000pcs 150.000 – 400.000

 

Karyawan

Anda bisa mempercayakan usaha minuman ice bubble ini pada seorang bila anda sibuk untuk terjun langsung karena usaha ini cukup sederhana, tapi bila anda akan terjun langsung anda tidak memerlukan karyawan untuk membantu anda.

Promosi Usaha Kecil Ice Bubble

Pasanglah spanduk yang mudah dilihat di sekitar tempat usaha kita, kita juga bisa menyebarkan leafet di sekitar daerah usaha. Rasa yang lezat adalah promosi gratis terbaik.

Harga Jual Usaha Kecil Ice Bubble

Harga harus di sesuaikan dengan tempat usaha, untuk usaha di sekitar tempat sekolah kita bisa menjualnya antara Rp 4.000 – Rp 5.000 dalam cup kecil 14oz atau Rp 5.000 – Rp 7.000 dalam cup sedang 16oz, sedangkan untuk harga di Mal atau perkantoran dapat kital antara Rp 10.000 – Rp 15.000

 

Resiko Usaha Kecil Ice Bubble

Musuh utama usaha minuman dingin adalah faktor cuaca seperti hujan dan cuaca dingin. Faktor pesaing juga akan berpengaruh walau tidak begitu signifikan bila anda memiliki produk yang bagus, sebaiknya anda mendaptarkan usaha ice bubble anda untuk mendapatkan izin usaha kecil atau P-IRT dan LP BPOM, anda juga dapat mengurus sertifikasi halal MUI untuk usaha kecil ice bubble kita.

Semoga peluang usaha ini dapat kita manfaatkan sebaik baiknya. Kita juga bisa membeli waralaba ice bubble yang sudah banyak tersedia seperti Frezz Bubble, Toper The Bubble, dan Super Bubble. Keuntungannya kita tidak perlu repot dengan segala macam keperluan usaha dan tidak perlu mengalami trial error, kekurangannya kita mesti mematuhi peraturan yang disyaratkan pemilik waralaba termasuk membeli produk dari mereka dan membayar sejumlah uang sebagai fee

 

sumber artikel: http://www.ukmkecil.com

Posted in Tips berbisnis | Tagged | Leave a comment

Tips-tips Beternak Lebah Madu

Lebah merupakan insekta penghasil madu yang telah lama dikenal manusia. Sejak zaman purba manusia berburu sarang lebah di goa-goa, di lubang-lubang pohon dan tempat-tempat lain untuk diambil madunya. Lebah juga menghasilkan produk yang yang sangat dibutuhkan untuk dunia kesehatan yaitu royal jelly, pollen, malam (lilin) dan sebagainya. Selanjutnya manusia mulai membudidayakan dengan memakai gelodog kayu dan pada saat ini dengan sistem stup.

Bagi yang ingin memulai usaha ternak lebah madu, ada beragam jenis lebah madu yang layak dibudidayakan. Di antaranya, lebah dari jenis lebah hutan (Apis dorsata), lebah lokal (Apis cerana), dan lebah unggul (Apis mellifera). Lebah unggul, sesuai namanya, yang paling disenangi pasar. Jenis ini lebih produktif dibandingkan lebah lokal, juga lebih jinak. Racun pada sengatnya sangat cocok untuk pengobatan berbagai penyakit. Lebah yang dibudidayakan oleh kebanyakan peternak di dunia ini, awalnya, berasal dari daratan Eropa.

Modal yang diperlukan dalam beternak lebah madu adalah pengetahuan dasar dalam beternak lebah madu. Adapun investasi modal tetap yang diperlukan dalam kegiatan budidaya lebah madu selama beberapa periode pemanenan adalah alat-alat produksi dan koloni lebah madu minimal 40 kotak–idealnya adalah 100 kotak koloni lebah madu–.

Pemilihan bibit lebah madu jenis unggul

Ciri-ciri bibit lebah madu kualitas super:
1. Mempunyai ratu lebah yang, secara fisik, bagus dan berusia antara 3 bulan sampai 1 tahun.
2. Jumlah dan kualitas telur, yang dihasilkan ratu lebah, banyak.
3. Hasil panen lebih banyak, baik hasil madu, bee pollen, royal jelly, dan propolis.
4. Larva lebah yang dihasilkan lebih segar.
5. Lebah biasanya lebih agresif.

Memperbanyak koloni lebah madu

Dalam beternak lebah madu agar menghasilkan keuntungan yang optimal, seorang peternak lebah madu harus mempunyai–minimal–100 kotak koloni lebah madu.

Langkah-langkah untuk meningkatkan jumlah koloni lebah madu adalah sebagai berikut.
1. Gembalakan lebah madu pada lokasi yang di sana tersedia pakan cukup banyak. Dengan tersedianya pakan yang cukup maka ratu lebah akan lebih banyak menghasilkan telur dan lebah pekerja juga lebih giat membuat sarang baru.
2. Menyiapkan calon ratu lebah madu untuk ditempatkan dalam koloni lebah madu yang baru.
3. Memisahkan koloni lebah madu yang sudah padat ke dalam kotak koloni lebah madu yang baru, dan menempatkan calon ratu lebah baru atau ratu lain yang sudah jadi.

Membuat calon ratu lebah

1. Ambil larva lebah madu yang baru menetas; usia 1 hari.

2. Masukan ke dalam satu potong frame royal jelly.

3. Frame royal jelly yang sudah terisi larva lebah madu ditempatkan pada kotak super (kotak lebah madu yang berisi koloni lebah madu, minimal 2 tingkat).

4. Sekat/pisahkan kotak super lebah madu tersebut, ratu lebah berada di kotak bawah, dan frame royal jelly calon ratu lebah madu ditempatkan pada kotak atasnya. Dengan demikian, ratu lebah madu tidak bisa mendekati calon ratu lebah madu.

5. Diamkan selama 11 hari sampai calon ratu lebah menjadi kepompong.

6. Setelah sebelas hari, calon ratu lebah dipindahkan ke kotak lebah yang besisi koloni lebah tanpa ada ratunya.

7. Setelah 13 hari, calon ratu lebah keluar kepompong dan langsung diangkat menjadi ratu lebah oleh koloni lebah tersebut

8. Biasanya, setelah seminggu, ratu lebah siap untuk kawin dan mengembangkan koloni lebah yang baru di tempat tersebut.

Peralatan beternak lebah madu

1. Kotak lebah, yang merupakan tempat koloni lebah madu, terbuat dari kayu suren atau mahoni;
2. Alat pengasap untuk menjinakan lebah madu yang agresif;
3. Masker pelindung serangan lebah madu;
4. Pengungkit sisiran;
5. Sikat sisiran lebah madu;
6. Sisiran yang terbuat dari rangka kayu dan di tengahnya diberi kawat sebagai penahan landasan sarang lebah madu;
7. Pollen trap untuk panen bee pollen;
8. Frame royal jelly untuk panen royal jelly dan membuat calon ratu lebah;
9. Ekstraktor untuk panen madu.

Penggembalaan lebah madu

Antara bulan Mei hingga September adalah masa peternak lebah menggembalakan lebah madunya ke perkebunan-perkebunan yang menyediakan pakan lebah madu cukup banyak.

Peternak lebah madu di pulau Jawa, umumnya, menggembalakan lebah madu ke perkebunan karet, kapuk, rambutan, lengkeng, mangga, kopi, dan duwet, sehingga dihasilkan madu berdasarkan spesifikasi jenis bunga.

Antara bulan Mei hinga September inilah saat peternak lebah madu menikmati “manisnya” pendapatan dari hasil lebah madu, seperti: madu dari berbagai jenis bunga, bee pollen, dan royal jelly.

Setelah bulan September, peternak lebah madu mengalami masa paceklik, karena musim madu telah lewat. Untuk menutupi biaya perawatan lebah madu, umumnya, peternak menggembalakan lebahnya ke perkebunan jagung. Di sini, peternak lebah madu dapat menghasilkan bee pollen jagung dan royal jelly.

Kendala yang biasa dihadapi peternak lebah madu

1. Faktor alam (cuaca).

Tahun 2007, banyak peternak lebah madu yang gulung tikar akibat cuaca yang tidak menentu. Sebagai contoh, kondisi yang dialami peternak lebah yang pada tahun sebelumnya biasanya bisa memanen madu kelengkeng sekitar bulan September. Dengan asumsi tersebut, peternak lebah madu akan menggembalakan lebahnya ke daerah Ambarawa. Namun, akibat cuaca yang tidak menentu, ternyata pohon kelengkeng gagal berbunga.

Peternak yang sudah terlanjur membawa koloni lebahnya ke tempat tersebut tentu akan rugi besar. Selain biaya tarnsportasi yang mahal, juga banyak lebah yang mati kelaparan.

2. Lingkungan masyarakat.

Masyarakat Indonesia banyak yang menganggap peternak lebah madu sebagai hama tanamannya, sehingga sebagian masyarakat akan mengusir peternak lebah madu yang masuk ke area perkebunannya. Kalau pun diizinkan, sewa lahan sebagai tempat beternak lebah sangat mahal.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan peternak lebah madu di luar negeri. Peternak lebah justru dicari untuk membantu penyerbukan perkebunan dan diberi upah karena telah membantu meningkatkan hasil produksi pertaniannya.

Syarat untuk berhasil dalam bisnis ini cukup dengan menimba ilmu dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki tentang kehidupan koloni lebah. Misalnya:
- Suhu ideal yang cocok bagi lebah adalah sekitar 26 derajat C. Pada suhu ini, lebah dapat beraktivitas normal.
- Pada suhu di atas 10 derajat C, lebah masih beraktivitas.
- Kehidupan koloni di lereng pegunungan/dataran tinggi yang bersuhu normal (25 derajat C).
- Lokasi yang disukai lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian, dan banyak terdapat bunga sebagai pakannya.

 

 

 

sumber artikel : http://pengusahamuslim.com/

Posted in Tips berbisnis | Tagged | Leave a comment